Kategori Autis berdasarkan
intelegensia
- Low Functioning
Pada anak autis dengan Low Functioning, biasanya disertai
dengan kemampuan bicara yang sangat minim, bahkan tidak berbicara sampai usia
dewasa dan hambatan dalam memahami “konsep”. Anak autis dengan Low Funcitoning
mencapai 70% dari populasi anak autis.
Anak autis yang Low Function, biasanya berkomunikasi dengan cara non-verbal. Anak mungkin hanya menggunakan bahasa tubuh yang sangat minim (misal menarik tangan untuk meminta tolong diambilkan benda yang disuka), atau anak mengkomunikasikan ketidak sukannya dengan cara tantrum. Biasanya untuk mengakomodasi hambatannya ini didunakan PECS (Picture Exchange Communication System) atau sistem komunikasi melalui pertukaran gambar. Ini ditujukan untuk anak autis yang Non-Verbal bisa tetap melakukan komunikasi, sehingga ia tidak mengkomunikasikan keinginannya dengan cara yang tidak adaptif.
Anak autis yang Low Function, biasanya berkomunikasi dengan cara non-verbal. Anak mungkin hanya menggunakan bahasa tubuh yang sangat minim (misal menarik tangan untuk meminta tolong diambilkan benda yang disuka), atau anak mengkomunikasikan ketidak sukannya dengan cara tantrum. Biasanya untuk mengakomodasi hambatannya ini didunakan PECS (Picture Exchange Communication System) atau sistem komunikasi melalui pertukaran gambar. Ini ditujukan untuk anak autis yang Non-Verbal bisa tetap melakukan komunikasi, sehingga ia tidak mengkomunikasikan keinginannya dengan cara yang tidak adaptif.
- Middle Functioning
Anak autis dengan medium functioning mempunyai
kemampuan yang lebih baik untuk memahami “konsep”. Sehingga waktu yang
diperlukan untuk menguasai suatu pengtehuan (misal: tentang nama-nama benda,
anggota tubuh, dll.) membutuhkan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan anak
autis yang low functioning.
Pada banyak anak autis dengan medium functioning menunjukkan kemampuan berbicara, namun biasanya masih sangat terbatas dan lebih bersifat searah (misal: hanya menjawab ketika ditanya, namun tidak bisa membuat pertanyaan apabila ada hal yang tidak ia ketahui).
Pada banyak anak autis dengan medium functioning menunjukkan kemampuan berbicara, namun biasanya masih sangat terbatas dan lebih bersifat searah (misal: hanya menjawab ketika ditanya, namun tidak bisa membuat pertanyaan apabila ada hal yang tidak ia ketahui).
- High Functioning
Anak
dengan high functioning, mempunyai kemampuan dalam memahami konsep dengan cukup
baik (untuk konsep yang tidak abstrak). Jika anak autis yang high functioning
mendapatkan penangan yang tepat sejak dini, mendapat dorongan yang baik dalam
keluarga, anak ini dapat hidup mandiri bahkan sampai berkeluarga.
0 komentar:
Posting Komentar